Thursday, November 25, 2010

HATI "POWER BALANCER"

POWER BALANCER
Oleh : Mr. Junaidi
Positif merupakan penyeimbang bagi negative. Dalam kehidupan sehari-hari ditemukan orang dengan pola pikir positif dan pola pikir negative. Berpikir positif menghasilkan tindakan dan karya positif . Sebaliknya berpikir negative menghasilkan tindakan dan perbuatan negative yang bisa merusak diri dan orang lain.
Kedau hal, positif dan negative merupakan dua energy kehidupan yang melukis meraut wajah dunia. Keseimbangan keduanya menciptakan keharmonisan hidup. Terjadi keseimbangan apabila “hati” menjadi penyeimbang yang kuat yang mampu menetralisir dan menggerakkan energi negative kearah pencapaian tujuan hidup yang luhur dan karya yang bermanfaat bagi ummat manusia.
Ketidakseimbangan terjadi apabila negative mendominasi dalam pola pikir dan perbuatan seseorang., hati tidak berperan. Kbiqpoin
eserakahan merupakan suatu ciri negative yang tidak pernah padam dalam semua bentuknya.
Akan lebih berbahaya atau tidak seimbang apabila negative ini diperankan oleh seseorang yang memegang posisi strategis untuk kepentingan orang banyak. Contoh, disalah satu kabupaten di Sumatera, pengurusan tunjangan sertifikasi guru dikuasai oleh orang yang negative. Setiap ada permintaan bahan usul penerimaan tunjangan selalu dibuat sulit dan berbelit belit. Alhasil. Para guru merasa dipermainkan dan dipersulit. Akibatnya karena sudah “keterlaluan” diperlakukan sewenang wenang, para guru mennggerutu dan mencaci maki si pengurus tadi.
Dalam hal ini, negative dimulai dari
seseorang, yang hatinya tidak berperan, kemudian ditularkan kepada ribuan orang. Dari ribuan guru yang terjangkit negative menularkan kepada keluarga dan temannya dilingkungannya. Nah bisa dibayangkan tingginya jumlah negative sebagai akibat dari seseorang yang berurusan dengan orang banyak yang bisa menularkan negative kepada semua orang.
Sebagai akibatya terjadilah ketidak seimbangan, dimana negative atau keburukan menjadi berat timbangannya dari kebaikan. Kalau sudah begini berarti alam mengambil alih kendali untuk menciptakan keseimbangan di daerah yang terjangkit “negative akut”. Alam beraksi untuk menciptakan keseimbangan dengan caranya sendiri, seperti dimulai dengan berbunyinya terompet Isrofil disuatu daerah untuk pembersihan.


No comments:

Post a Comment